Ingat Pak Dahlan, ingat Nabi Yusuf….. sinyal penyelamatan dari Tuhan

Keputusasaan manusia Indonesia bisa dibilang sudah memuncak. Berkali-kali memilih pemimpin namun lagi-lagi dihianati , yang ada hanya tipu daya. Memang sulit membuktikannya, namun se-abrek permasalahan besar yang tak pernah tuntas ujung pangkalnya cukup menjadi sinyal terang adanya kebohongan yang didesain oleh penguasa. Survey membuktikan baru-baru ini bahwa kepercayaan masyarakat terhadap penguasa RI saat ini semakin menipis dan cendrung hilang. Kebohongan atau tipu daya semakin jelas dibaca bukan hanya oleh kelompok manusia “terdidik” namun masyarakat dikampung-kampung sudah merata bisa merasakan bau tak sedap itu.

Keadaan ini menuai kegelisahan jiwa sby dan ia meresponnya dengan resuffle kabinet. Tentu banyak analisis mengapa sby melakukan hal tsb. Saya termasuk yang meyakini bahwa aksi sby ini salah satunya adalah untuk merespon kegalauan masyarakat dan ia sadar bahwa cukup “NGERI” bila ia nantinya harus dihujat bak soeharto, karena 3 tahun lagi ia akan menjadi manusia biasa lagi. sby ingin sekali meninggalkan bau harum walau tak semerbak, yang akan menjadi penetralisir bau bangkai yang berceceran dimana-mana. Karena saat ini bangkai-bangkai itu udah tercium apalagi nanti setelah ia lengser.

Satu hal yang dia tak boleh main-main adalah pengurusan lumbung nasional, walau dalam hal ini saya tak bilang bahwa aspek lain tak penting. Pengelolaan lumbung nasional (BUMN) secara benar akan mendatangkan berkah luar biasa. Dan Alhamdulillah ia cukup cerdik dan bisa jadi ia mendapat ilham dari Tuhan dengan memilih Pak Dahlan untuk mengurusi BUMN yang sudah membusuk. Dengan kehadiran pak Dahlan dalam kabinet menurut penerawangan saya bahwa akan menjadi salah satu sumber bau harum pemerintahan sby setelah ia nanti lengser.

Mendengar pak Dahlan diangkat menjadi menteri BUMN, saya spontan teringat peran Nabi Yusuf ketika mendampingi raja mesir waktu itu untuk mengurusi katahanan lumbung nasional, berhubung Mesir akan menghadapi masa paceklik panjang (krisis ekonomi), maka dari itu harus mempersiapkan lumbung negara yang memadai, seperti halnya dunia saat ini terus menghadapai krisis ekonomi global yang juga bisa berdampak bagi Indonesia. Hal ini tentu bisa dicegah salah satunya dengan pengelolaan BUMN dengan baik. Tugas ini sangat berat berhubung kultur dalam BUMN sudah sedemikian rusaknya. Maka dari itu butuh orang tidak hanya cakap dan pintar namun keberanian untuk mengubah kultur yang membusuk. Bukan hanya kepandaian dalam korporasi namun diatas itu butuh sosok yang mempunyai integritas yang benar-benar mengabdi kepada rakyat (Tuhan) atau manunggaling kawulogusti. Dan sepertinya pak Dahlan mempunyai kesaktian itu untuk membenahi BUMN yang telah menjadi sarang srigala tsb. BUMN adalah aset Negara yang luar biasa dahsyat.

Masuknya orang yang berfihak kepada kebenaran satu persatu dalam jajaran penguasa ini, menandakan bahwa Tuhan akan menyelamatkan Indonesia dan bukan sebaliknya. Dan bisa jadi 2014 tak akan ada pemilu lagi namun Tuhan akan mengambil alih sepenuhnya kekuasaan di Indonesia dan bumi pada umumnya dengan menggantikan kepemimpinan saat ini yang dipenuhi dengan tipu daya (dajjal), dan harapannya tentu tanpa huru hara yang menakutkan.
Alfatihah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s